Sejarah Sarjana Kebidanan

 Pada tahun 1990, PWA Jawa Barat membuka program pendidikan bidan swadaya. Selanjutnya pada tahun 1992 dibuka program pendidikan bidan BKKBN.  Dari tahun 1993 sampai dengan tahun 1996, SPK membuka program pendidikan bidan swadaya dan bidan desa. Pada tahun 1997, program pendidikan bidan hanya menerima program pendidikan bidan swadaya, yang juga merupakan angkatan terakhir program pendidikan bidan.

Merujuk kepada Rencana Induk Pengembangan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Barat, pada tahun 2007 didirikan Akademi Kebidanan (AKBID) ‘Aisyiyah Bandung, sesuai dengan Rekomendasi BPPSDM Depkes No.HK.03.2.4.1.01834 dan Ijin Mendiknas RI. No.85/D/0/2007 serta perpanjangan Ijin Mendiknas RI. No.3115/D/T/K-IV/2009 pada tanggal 14 Agustus 2009.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga keperawatan setingkat sarjana maka Akademi Keperawatan dan Akademi Kebidanan ‘Aisyiyah beralih bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) sebagai landasan dibukanya program studi S-1 Keperawatan berdasarkan SK Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional Nomor: 169/E/O/2012 tanggal 14 Mei 2012.

Pada tanggal 17 Oktober 2018 STIKes Aisyiyah mendapatkan ijin operasional PS Sarjana Kebidanan dan Profesi Kebidanan melalui SK Kemenristek RI Nomor 909/KPT/I/2018. Berdasarkan SK tersebut, pada TA 2019-2020 STIKes Aisyiyah Bandung menyelenggarakan Pendidikan Sarjana Kebidanan Angkatan Pertama.